Di antara sifat ‘ iffah (menjaga kehormatan diri) adalah sifat ‘iffah terkait dengan harta. Ketika sifat ‘ iffah sudah hilang pada diri seorang Muslim, cinta harta bisa menguasai kalbunya. Jangankan meminta-minta kepada orang lain, bahkan merampas harta orang lainpun akan mudah dilakukan. Jangankan terhadap harta syubhat, harta haram pun bisa saja diembat. Banyaknya kasus korupsi, suap-menyuap, melakukan transaksi ribawi dengan aneka jenisnya, dsb biasanya dimulai dengan hilangnya sifat ‘iffah ini. Padahal secara tersirat Allah SWT memerintahkan kita untuk memelihara ‘ iffah terkait harta, sebagaimana firman-Nya: Orang yang tidak tahu menyangka mereka (kaum fakir) itu berkecukupan hanya karena mereka memelihara ‘iffah (menahan diri dari meminta-minta kepada manusia) (TQS al-Baqarah [2]: 273). Rasulullah saw. juga bersabda, “ Sesungguhnya siapa saja yang menahan diri dari meminta-minta (kepada manusia), Allah pasti aka...