https://cintaquran.com/publik/2017/03/30/bersegara-taat-tak-menunda-nunda/ Banyak Muslim yang menunda-nunda untuk taat kepada Allah SWT dengan berbagai alasan; menunda-nunda shalat, kewajiban menutup aurat, membayar zakat, dsb. Sikap demikian jelas bertentangan dengan karakter utama seorang Mukmin, sebagaimana firman Allah SWT (yang artinya): Sungguh jawaban kaum Mukmin itu jika mereka diseru kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul menghukumi (mengadili) mereka ialah ucapan, “Kami mendengar dan kami patuh.” Mereka itulah kaum yang beruntung (TQS an-Nur [24]: 51-52). Terkait firman Allah SWT di atas, tentu menarik kisah berikut: Suatu saat Imam Ja’far ash-Shadiq sedang bersama budaknya yang sedang menuangkan air. Tanpa sengaja, air menciprati pakaian Imam Ja’far. Beliau lalu memandang budaknya dengan pandangan kurang suka. Namun, sang budak buru-buru menyitir potongan QS Ali Imran ayat 134, “ (Wa al-kâzhîmîn al-ghayzh (Orang-orang yang menahan marah) .” Imam Ja’far berkata,...